Asal Usul Manuka Madu

            Madu sudah lama menjadi bahan makanan yang terkenal sehat dan berkhasiat. Beragam macam madu sudah menjadi perbincangan masyarakat di beragam waktu, mulai dari era 80an sampai era millenials seperti sekarang ini, salah satunya adalah manuka madu atau yang biasa disebut madu manuka (Manuka Honey). Buat pecinta madu, manuka madu ini sudah menjadi sensasi tersendiri. Tak hanya soal rasanya ketika dikonsumsi, tapi bagaimana khasiatnya bisa membuat kesehatan tubuhmu terjaga setiap waktu. Terlebih lagi, manuka madu ini cocok dan aman untuk semua kalangan usia, mulai dari bayi sampai orang dewasa. 

            Beragam khasiat dan manfaatnya membuat banyak orang jadi tergiur dan penasaran. Ada yang mulai dengan coba-coba, namun malah nyaman dengan manfaat yang dirasakan untuk tubuh. Para peneliti di seluruh dunia pun juga berlomba untuk meneliti jenis madu yang satu ini. Siapa tahu, manuka madu ini punya zat untuk menyembuhkan penyakit berbahaya di dunia. Tapi, ada yang penasaran tidak sih dengan asal-usul manuka madu itu sendiri? 

Asal-Usul Manuka Madu

            Manuka madu atau Manuka Honey pertama kali diperkenalkan oleh orang-orang Eropa yang datang ke Australia dan Selandia Baru (New Zealand). Awalnya, yang mereka perkenalkan adalah lebah madu Eropa (Apis Mellifera) yang mampu membantu menyuburkan tanaman di lahan pertanian. Saat itu, Bangsa Eropa belum memahami bahwa lebah madu Eropa yang mereka bawa mampu menghasilkan madu. Sampai, mereka mengetahui madu yang berasal dari tanaman Leptospermum Scoparium atau yang disebut sebagai Pohon Manuka (Manuka, berasal dari Bahasa Maori).   

            Sejak saat itu, Manuka Madu menjadi salah satu bahan makanan yang mampu memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh dan digunakan secara turun-temurun di Australia dan Selandia Baru (New Zealand). Tak hanya menggunakannya sendiri, orang-orang Australia dan Selandia Baru (New Zealand) juga mengirimkan madu tersebut ke seluruh dunia, khususnya Negara Jajahan Inggris. Di titik inilah, dunia mulai mengenal Manuka madu sebagai salah satu bahan makanan berkhasiat. 

            Tak hanya rasa dan manfaat Manuka Madu yang diturunkan dari generasi ke generasi, orang Australia dan Selandia Baru juga tetap mempertahankan cara dan metode menghasilkan madu manuka dengan kualitas terbaik, yaitu diambil langsung dari alam, tanpa diolah di pabrik atau melalui proses sintesis kimiawi. Hal ini dilakukan demi mendapatkan manfaat madu manuka yang punya kualitas terbaik. 

Perang Dunia I 

            Tahukah kamu kalau Manuka Madu ternyata juga digunakan saat Perang Dunia I? Bukan hanya di masa tenang saja, Manuka Madu juga turut digunakan saat perang. Adalah Orang Rusia yang menggunakan Manuka Madu sebagai salah satu obat untuk mempercepat penyembuhan luka, baik luka tembak ataupun luka bakar. Selain itu, Rusia juga menganjurkan para tentaranya waktu itu untuk mengonsumsi madu sehingga tubuh mereka punya daya tahan dan ketahanan yang maksimal. 

            Bukan hanya Rusia, Orang Jerman juga menggunakan Manuka Madu sebagai obat anti infeksi dan penyembuh luka. Saat itu, mereka mengonsumsi Manuka Madu dengan cara mencampurkan madu dengan minyak ikan cod untuk mengobati para tentara yang terluka. 

            Nah, bagaimana? Manuka Madu ternyata tidak hanya digunakan untuk masa tenang saja nih. Bahkan, di masa Perang Dunia II saja, Manuka Madu tetap hadir untuk memberikan manfaat. Maka, tidak heran kalau sampai saat ini, Manuka Madu masih jadi idola dan bahan makanan yang paling dicari.

Sumber:

  • www.abc.net.au/news/2018-01-11/manuka-honey-name-began-in-tasmania-beekeepers-claim/9318708
  • www.manukaaustralia.org.au/history/
  • www.eater.com/2016/8/25/12644050/manuka-honey-why-so-expensive
  • www.manukahoney.co.uk/info/about-manuka.html